Senin, 27 Juli 2020

Petingnya Komunikasi


Tanpa di pungkiri lagi di era yang serba canggih ini, alat komunikasi berkembang begitu pesat, tentunya didukung pula dengan fitur aplikasi yang ada pada android, sehingga muncul berbagai macam aplikasi komunikasi, ngomong-ngomong soal komunikasi, di sini penulis ingin membahas sedikit tentang apa itu komunikasi, dan seberapa pentingnya komunikasi? 
Komunikasi menurut KBBI adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami.
Sedangkan Menurut Achmad S. Ruky, komunikasi merupakan proses pemindahan dan pertukaran pesan, dimana pesan ini dapat berbentuk fakta, gagasan, perasaan, data atau informasi dari seseorang kepada orang lain.
Dari dua pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa komunikasi adalah
suatu proses dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. 
Dari sini kita tahu kan bahwa komunikasi itu penting? Ibarat seorang kekasih yang sedang di madu cinta, sehari saja tidak berkomunikasi dengan si dia hehe (panggil saja mawar) pasti hatinya kacau, ternyata bukan hanya meletusnya balon yang membuat hati kacau, tanpa komunikasi dengannya juga membuat hati kacau.. Ehem.. Lanjut.. 
Pentingnya komunikasi adalah, agar informasi yang kita dapat bisa sampai kepada orang lain dengan cepat, tentunya di zaman yang canggih ini kita tidak mau kan di bilang kurang update? Tapi jangan lupa untuk menyaring informasi yang kita dapat, sebelum kita komunikasikan kepada orang lain. Karena kebenaran informasi yang kita dapat sangat dibutuhkan. Beda lagi jika komunikasi dengan si dia, tanpa komunikasi dengan dia, yang ada "rindu" tau kan jika sudah rindu? bahaya jika tidak disampaikan bisa berujung hilang semangat. Heuheu.. Mungkin itu yang bisa penulis sampaikan, lain kali di sambung Lagi, tertanda "Pena Boy"

Senin, 20 Juli 2020

Bahayanya bermain prasangka


Tanpa sadar, sering kali kita berprasangka terhadap sesama, seakan-akan menghakimi orang lain dengan pemikiran kita sendiri adalah santapan yang lezat, terlebih jika prasangka itu adalah prasangka buruk, apakah kita pernah merenungkannya? Tentu jarang sekali orang yang seperti itu. mungkin ada, namun satu banding seratus dan selebihnya? Entahlah. 
Susah nya menghilangkan prasangka buruk terhadap sesama, mungkin karena sudah menjadi kebiasaan. Sehingga dengan mudahnya setiap orang untuk berprasangka. Prasangka buruk adalah salah satu penyakit hati yang seharusnya di hindari, dijauhi, dan tidak di dekati
Tidak berbahaya jika prasangka baik yang kita mainkan, justru akan mendatangkan kebaikan juga terhadap kita, salah satunya menjadikan kita selalu berfikir positif, selain itu juga agar kita tidak ingin terlalu ikut campur urusan orang lain, karena ikut campur urusan orang lain Juga tidak baik "kecuali jika dia benar-benar membutuhkan untuk dibantu"
Lalu bagaimana cara kita berprasangka baik terhadap sesama? Hmm, aku juga masih belajar, susah-susah gampang. Kalau bisa jangan ada sedikit pun prasangka jelek kepada orang lain, karena kita tidak tahu, bisa jadi orang itu lebih baik dari kita, iya kan? Disinilah letak dimana kita perlu merendah, bukan berarti merendah itu jelek, di sinilah hati kita di uji, bersih atau kotor

cinta dan benci itu bergandengan

Pada dasarnya semua yang ada di dunia ini diciptakan Secara berpasang-pasangan, hanya saja kita tidak pernah merenungkannya, atau hanya sekedar berfikir, di setiap langkah kita pasti ada resiko, apapun itu. Namun dari semua resiko itu, yang terpenting kita harus melangkah terlebih dahulu, langkah kita itu akan menentukan resiko baik atau buruk nantinya
Terkadang memang dalam melangkah selalu ada keragu-raguan, wajar karena rasa khawatir yang selalu menghantui, karena belum siap dengan kejutan yang ada di hadapan kita nanti
Jika seseorang mencintai, maka jangan di salahkan jika suatu saat bisa saja saling membenci
Jika seseorang merasa memiliki, jangan disalahkan jika nanti akan merasakan kehilangan, jika seseorang di takdirkan bertemu dia harus siap jika nantinya akan berpisah, Ada senang juga sedih, ada berani juga ada takut, ada hidup juga ada mati, dan tentunya ada aku, pasti ada kamu hehe.. seperti itu lah hidup yang di ciptakan sepaket

Sabtu, 18 Juli 2020

Strategi dalam Menjalin Hubungan


Tentunya setiap orang pasti memiliki Strategi dalam menjalin hubungan yang sehat, dengan proses dan caranya masing-masing, agar keharmonisan bisa di dapat, karena tidak mudah menjalani sebuah hubungan, pasti ada batu yang menghadang di setiap perjalanan, karena harus menyatukan dua pemikiran yang berbeda menjadi satu pemikiran yang sama. Menjalani sebuah hubungan itu ada strateginya, Ibarat bermain ps jangan melulu keasikan menyerang, sampai lupa untuk bertahan. Maksudnya begini jangan terjebak dengan zona nyaman, kaku dengan pasangan sampai lupa caranya mempertahankan hubungan yang sudah terjalin, jangan juga terlalu lama menggiring atau bermain terlalu lama dengan bola, maksudnya jika ada rasa, nyatakan saja jangan hanya di pendam, soal nanti perasaan itu di terima atau di tolak sudah menjadi sebuah konsekuensi dari pilihan langkah kita, jangan sampai menyesal karena memendam rasa yang tidak tersampaikan, selanjutnya jangan lupa untuk bertahan, maksudnya ketika sudah terjalin cukup lama, jangan hanya karena masalah sepele, sesuatu yang di bangun cukup lama bisa hancur hanya dalam hitungan detik, coba fikirkan baik-baik, memang terkadang ketika rasa kesal, marah, emosi menguasai, tanpa sadar kita gegabah dalam mengambil keputusan yang berujung sebuah penyesalan, dan yang terakhir, kita harus menjadi seorang penjaga gawang, menjaga agar gawang tidak kebobolan, maksudnya adalah menjaga agar hubungan ini tetap utuh.

Karena Jarak

Pernah gak kalian pergi dari satu tempat ke tempat yang lain? Pasti pernah kan? Ketika bepergian pasti ada yang namanya jarak (jauh maupun dekat) namun disini penulis akan mengartikan jarak dengan sesuatu yang lain, jarak (batasan, sekat) Yang namanya jarak benar-benar memisahkan, benar-benar memberi sekat, penghalang antara satu orang dengan orang lain, di era sekarang sudah tidak ada lagi jarak, semua mudah diakses dan ditempuh, sekarang ini, hampir setiap orang pasti memiliki hp, hp adalah sarana penghubung yang memangkas adanya jarak, bisa di katakan hp adalah sarana atau media silaturrahim, namun hp juga bisa menjadikan jarak menjadi semakin jauh, menghadirkan kesalahpahaman tanpa tau sebuah kebenaran, sehingga hilang yang namanya "Hablum minannas" (hubungan dengan sesama manusia), ketika "Hablum minannas" sudah hilang, di situ ada jarak yang tidak bisa ditempuh. Sehingga membuat kita seakan jauh tak terhubung, ada sekat pembatas yang membuat kita tak saling tagur sapa, contoh simple nya ketika membuka whatsapp ada tulisan online, namun tak saling berkirim pesan.

Selasa, 26 November 2019

Setiap orang adalah penulis


Di Zaman sekarang ini, segala sesuatu dimudahkan dengan adanya peralatan canggih, terutama smartphone yang mudah di bawa kemanapun. Dengan berbagai macam fungsi dan kegunaannya yang setiap waktu semakin diperbarui.

Era yang semakin memudahkan saat ini juga menambah tugas, yang kemudian sangat mudah di kerjakan hanya dengan duduk, memandangi smartphone. Namun banyak pula dari kita yang menggunakan nya dengan hal yang tidak penting.

Diantaranya mendownload aplikasi sosial media yang berlebihan tanpa tau pemanfaatan yang baik seperti apa, kebanyakan adalah mengurusi urusan orang lain, dengan komentar yang tidak etis untuk di baca. Hal itu adalah salah satu dampak negatif, padahal jika kita bijak dalam memanfaatkan sosial media, dampak positif yabg didapatkan sangat banyak diantaranya adalah, aktif menulis.

Kenapa penulis mengambil contoh aktif menulis ? karena selama ini kita tidak sadar, bahwa sejatinya setiap orang adalah penulis, mungkin hanya sepele _"menulis caption, buat story, buat status, dengan tulisan bla bla bla"_ namun bisa dikatakan itu adalah sebuah karya, sebuah tulisan, yang dikesampingkan oleh kebanyakan dari kita.

Coba bayangkan jika setiap kali kita membuat status, kemudian di simpan, bisa di bayangkan berapa banyak tulisan yang sudah kita buat ? Jika di bukukan mungkin bisa di jadikan sebuah karya yang bisa bernilai harganya.

Menulis adalah kebutuhan pokok bagi setiap manusia, tidak bisa dipungkiri. Dimanapun kita berada menulis adalah hal kecil yang sering kita lakukan, secara sadar maupun tidak. Semua kembali kepada diri masing-masing mau atau tidak mengembangkan kemampuan menulis yang dimiliki, karena sejatinya setiap orang adalah penulis, dan setiap orang adalah pembaca.

Dua hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Menulis dan membaca nampaknya sudah menjadi gaya hidup yang secara tidak sengaja kita sadar bahwa hal kecil ini bisa merubah pola pikir dan kehidupan kita.

Pernah Kecewa


Luka seperti apa yang membekas di hatimu
Hingga kau lupa bagaimana caranya untuk bangkit
Semua yang sudah berlalu, biarlah berlalu
Supaya tidak ada lagi rasa sakit
Aku tahu apa yang kau rasakan
Dan aku tahu bagaimana rasanya di tinggalkan
Memang rasa kecewa pasti ada, tapi jangan kau biarkan rasa kecewa itu menguasaimu lebih jauh lagi
Buang semua ego mu jauh-jauh
Pikirkan sesuatu yang lebih baik dari pada memikirkan nya yang belum tentu memikirkan mu
Ada hari dimana ketika kau membuka mata kau layak mendapatkan kebahagiaan, bukan sebuah kekecewaan