Langkah Baru
Serpihan keindahan menghiasi langit-langit pagi ini
Di tengah sawah tak berpenghuni
Nafas tersenggal-senggal karena oksigen yang kian habis
Sesak dada ini karena hari semakin pagi
Dan malam pun mulai berganti
Gelap di ujung sana, tergantikan cahaya di ujung lainnya
Lukisan indah tergambar jelas di atas awan
Gemerlap cahayanya membuat ku lupa
Jam terus berjalan
Detik demi detik berlalu
Dan aku lupa untuk sejenak membaringkan tubuh ini
Di hadapan api unggun
Sumpahmu di ambil
Tinggal menunggu langkahmu selanjutnya
Ku harap kau tidak pernah melupakan nya



0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda